
Manajemen Sidang

Kata “sidang”, tentu bukan hal yang asing bagi kita. Sering kita mendengar atau membaca mengenai kata sidang ini. Tapi apa sebenarnya arti dari sidang ini??. Dalam sebuah kegiatan Musyawarah Mahasiswa, kata sidang tidak jauh berbeda artinya dengan Musyawarah. Yang membedakan adalah dalam sebuah persidangan, permasalahan yang akan dibahas biasanya ada dalam bentuk tertulisnya (draft tertulis). Selain itu, dalam persidangan biasanya ada aturan baku atau formal yang mengatur jalannya persidangan. Sederhananya, Sidang adalah Musyawarah yang formal. Ada juga yang mengartikan sidang sebagai sebuah pertemuan untuk membicarakan sesuatu (untuk lebih jelas lihat lagi dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia).
Setiap permusyawaratan dalam sebuah organisasi formal pasti membutuhkan persidangan-persidangan. Hal ini dilakukan secara fokus dan berimbang untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Keputusan terbaik pada akhirnya akan lahir dari pemahaman dan ketaatan terhadapaturan didalam sebuah persidangan.
Persidangan didefinisikan sebagai pertemuan formal sebuah organisasi guna membahas masalah tertentu dalam upaya untuk menghasilkan keputusan yang dijadikan sebagai sebuah Ketetapan bersama. Keputusan dari persidangan ini akan mengikat kepada seluruh elemen organisasi selama belum diadakan perubahan atas ketetapan tersebut. Ketetapan ini sifatnya final sehingga berlaku bagi yang setuju ataupun yang tidak, hadir ataupun tidak hadir ketika persidangan berlangsung.
Pematerian pada hari kedua LKM PGPAUD 2019 yang diselenggarakan oleh HIMA PGPAUD pada hari Minggu tanggal 29 September 2019 di Ruang Auditorium lantai III UPI Kampus Tasikmalaya jalan Dadaha No. 18 Kota Tasikmalaya dengan pemateri Sri Tati Anwar, S.Pd. Ia memberi arahan kepada peserta bagaimana itu sidang, ada apa saja yang perlu dimusyawarahkan, dan belajar berpendapat.
Simulasi sidang dimulai pada pukul 07.30. Presidium yan memimpin sidang sementara dari panitia dewan legislatif HIMA PGPAUD. Presidium 1 Raudhia Raudhatul Jannah Presidium 2 Risna Magdalena dan presidium 3 Luthfia Dewi Nur Syabani. Mereka mimimpin sidang pleno satu hingga akhir. Kemudian, pemimpin sidang diganti oleh peserta yang mengirimkan masing-masing delegasinya dari tiap kelompok. Ketika sudah terpilih, sidang pleno dua hingga empat di[impin oleh presidium tetap dari peserta. Hasil dari sidang pleno empat adalah terpilihnya ketua angkatan atas nama Mutia Rahma dari kelas 1B PGPAUD. Kemudian sidang berakhir.
(Fanny Risanti Rachmawati)



